MC pindah ke rumah neneknya di pedesaan untuk sementara waktu. Awalnya suasananya tenang dan penuh nostalgia, dengan nenek yang selalu tersenyum dan memasak makanan favoritnya. Tapi suatu hari, MC kepergok sedang melakukan “hal pribadi,” dan bukannya marah, neneknya malah mendekat dan dengan polos menawarkan diri untuk membantu.
Sejak itu, hubungan mereka perlahan berubah. Mereka mulai menghabiskan lebih banyak waktu berdua, dan setiap momen kecil seperti mandi bersama atau tidur siang berubah menjadi kesempatan untuk semakin dekat. MC mulai bingung antara rasa malu, rasa bersalah, dan rasa senang yang bikin deg-degan setiap kali berada di dekat neneknya.
